Jiwa Muda
Jiwaku haus untuk berkelana
Enggan tediam, mencoba berlari
Menyusuri setiap jejak bumi
Mencium petrikor yang sani
Mengecup jernihnya sumber kehidupan
Menyadari betapa liarnya hidup
Berandang rasanya pupil ini
Dekorasi penuh candramawa
Gairahku berkobar sejak arunika
Hingga swastamita memanggil
Setiap detiknya memancing senandika
Berbisik tentang masa depan
Yang bertanya kemana jiwa setiap manusia berlabuh?
Bertanya mengapa dunia bersuara penuh seteru?
Mengapa ego menjadi satu-satunya dahaga?
Apakah hidup dengan cinta tidak cukup?
Hingga ego dicapai meski memusnahkan
Nyawa ini kehilangan nirmalanya
Tersesat
Rebas hatiku merasakan
Namun ada pesona yang masih menyala
Titik dimana hidup diujikan
Dalam kesanian yang terbit sejak lahir
Disitulah
Dimana cinta bertumbuh
Dalam semangat membara
Dari seorang jiwa muda
rininta, masih 19 tahun

Komentar
Posting Komentar