kembali lagi👑
aku ingin tenggelam saja
dalam lautan amarah dan penuh teriak
aku enggan mengenal siapa pun
pada akhirnya dunia selalu mengecewakan
tak ada yang disalahkan
terkadang aku pula tidak cukup berani menegakkan diri
sering kali penuh harapan namun terjatuh olehnya sendiri
begitu semangat untuk mudah bermimpi
namun begitu rapuh untuk bisa menggapainya
sering kali hati penat dibuatnya
mengapa tak kunjung datang pertolongan pertama
di saat raga tak mampu, hati pun enggan bertemu
ada kalanya aku ingin membiarkan penawar kematian tertelan di kerongkonganku
membiarkannya melumpuhkan sekujur tubuh dan menjadikannya layon
lalu menyatu bersama tanah dan kembali pada Yang Kuasa
namun batin kecil berteriak minta tolong
mengatakan jangan mengakhir yang belum dimulai
kehidupan masih mencintai ragaku
terlalu cepat untuk mudah menyerah
walau luka lara penuhi amarah dan rasa gelap di dada
jangan terbang dahulu
sebelum mempersiapkan sayap untuk kembali mengepakkan diri
tertegunlah dan bingunglah namun biarlah lelah menemani
mereka adalah perasaan manusiawi penjaga semesta dari kerapuhan
penderitaan dapat menyakitkan maupun memuliakan hati
tegarlah, lepaskan belati penuh getah merah itu dari lehermu
tenang, tenang
jadikan waktu ini untuk kembali berlari dan berjalan
seperti burung kecil yang sedang belajar mengenali anatomi dirinya
mereka tidak langsung terbang namun jatuh dan mencoba lagi
hingga kedua sayapnya mampu membawa raga kecil itu melintasi angkasa
kali ini lepaskan rasa sakitmu
biarkan semesta menjadi saksi kekuatan dan ketegaran diri
penuh amarah tak berarti buruk
namun pengendalian diri adalah kunci kehidupan
tenangkan diri
berjalanlah dalam gelap dan terang
sebab begitulah warna kehidupan
tak selalu terang dan indah bagai pelangi
namun deras badai dapat menghujani tiap waktu tanpa undangan
tenangkan diri
berlarilah menemui alam dan kenali pribadi dan keinginan dibalik raga itu
apa warisan yang hendak disampaikan pada masa depan?
cerita baik maupun buruk dapat tersebar
namun perihal sikap dan laku tinggal selamanya dalam hati setiap insan
pegang nilai diri dengan teguh
pegang payungmu penuh tegap mengarah hujan deras
jangan takut, sebab percaya pada diri sendiri adalah bahan bakar
tak ada yang dapat mengambil itu dari padamu
namun pilihan dan lakumu dapat membawamu
jauh dari yang pernah jiwamu impikan
redam amarah itu dan kembali ke dunia
biarlah terkadang fana penuh kisah ilusi diri
setidaknya hati siap berdiri dan kembali lagi

Komentar
Posting Komentar